HISTORY EXPLORER AND SOCIAL OBSERVER
Catatan dan Pengamatan Kehidupan. Menjelaskan yang tidak bisa dijelaskan secara lisan. Kehidupan yang terus bergerak dan akan tiba pada satu titik dimana semuanya akan berhenti. Setiap dari kita akan memiliki batas waktu. Twitte & Ig : @djidiaastuty
MINIMMALIST THE REAL LIFE
MINIMALISM
Releksi dari liburan akhir tahun 2018 adalah menemukan apa yang sesungguhnya gue butuhkan dalam hidup ini.
Gue ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, melakukan hal yang sederhana, berkelanjutan dan konsisten. Merefleksikan diri, sudah melakukan apa saja disepanjang hidup, memberikan rekaman waktu yang terbaik dalam hidup kita, karena kelak akan dimintai pertanggungjawabannya.
Melihat orang terdekat telah pergi meninggalkan kita, menyaksikan betapa dahsyatnya Allah menggerakan sesuatu, betapa tak terduganya waktu kita akan tiba. Apakah sudah ada pesiapan untuk kehidupan selanjutnya. Sangat singkat dan sangat tak terduga waktu berlalu dan berhenti. Semuanya pergi tanpa membawa suatu apapun kecuali rekaman hidup yang telah kita kerjakan.
Berbahagialah, berikan eksperiemen hidup yang bermanfaat, bermakna, jelajahilah apapun itu selama nafas diberikan, selama bisa melihat Matahari di pagi hari.
Ok, gue akan bercerita transformasi yang ada pada diri gue.
#BAJU
Gue adalah orang yang seneng banget sama belanja, makan dan jalan-jalan. bagi gue belanja itu memberikan kepuasan seperti mengeluarkan endorfin, yang mebuat kita seneng dan bahagia. Gue seneng banget belanja di tanah Abang, semua yang dicari ada disana, mulai dari pakaian buat lebaran, kerja, kondangan, dan tak lupa aksesoris pendukungnya juga banyak.
#BUKU
Selain baju gue juga memiliki banyak koleksi buku, khususnya buku-buku sejarah dan novel. Moment book fair adalah moemen yang sangat pas untuk menambah koleksi buku, kita ditawarkan banyak diskon dan jenis buku yang beragam. Tidak terasa bertahun-tahun beli buku di book fair bukunya bertambah, ada yang sudah dibaca, ada juga yang masih tersampul rapih.
Banyak buku yang belum saya baca, maklum lebih banyak baca berita online atau nonton youtube. Biasanya akan gue baca jika ada waktu senggang dan mencari referensi mengajar, sebagai guru sejarah, klo bahan bacaan kita tidak kaya dan beragam, dikelas akan mati kutu.
#TUPPERWARE
Baju dan buku sudah, adalagi nih yang suka gue koleksi, mereka adalah TUPPERWARE.........
Yup, Tupperware, berbagai macam jenis mulai dari botol minuman yang satu liter, 600 ml, mangkok keci besar, piring sajian, bekal kotak makan yang berwarna warni, sampai kotak sambel pun ada. Dulu dikantor lama ada kawan yang jual tupperware dengan kasih diskon 30 % plus bisa dicicil setiap bulannya Jadilah gue pelangan tetap tiap bulannya, ada aja tupperware yang gue beli dari katalog bulanan.
Gimana ya lucu-lucu banget sih, dibeli tiap bulan tidak terasa tupperware gue sekarang ada 6 Dus. Ohh my god barang sebanyak gini hanya numpuk dilemari piring cuma buat koleksi doang, paling yang dipakai cuma beberapa. Awalnya sih merasa puas banget, yes koleksi gue makin banyak, jadi nanti klo punya rumah sendiri sudah ada cicilan barang dan perabotan, tapi makin ke sini kok jadi merasa feeling guilty gitu ya, terlalu banyak tupperware dan membutuhkan space penyimpanan yang banyak juga.
#AKSESORIS
yang ke 4 adalah koleksi aksesoris, gelang dan bross menjadi koleksi wajib setiap gue kepasar atau berpergian untuk hal yang wajib dibeli. itu gelang kalo dikumpulkan mungkin bisa beli satu gelang emas 3 gram kali ya semuanya ngumpul dikotaknya masing-masing dan menjadi barang yang tersimpan dilemari.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
THE MINIMALIST
Minimalis adalah gaya hidup yang gue dapat infonya dari channel YouTube The Minimalist yang muncul dalam bentuk Ted Talks. Dua orang laki-laki yang telah menemukan find way and meaning yang dibutuhkan dalam hidupnya.
Mereka adalah Joshua Fields Millburn dan Ryan Nicodemus. Keduanya bercerita tentang pengalaman hidup mereka yang sudah pada tahap memiliki apa yang mereka inginkan
dan impikan, ibaratnya American Dream sudah dilewati oleh dua orang ini. Mereka sudah pada titik buat apa semua ini . Kok gue nggak bahagia yang dengan punya ini semua.
Joshua menceritakan tentang "the benefits of letting go and living a meaningfull life with less". Barang peninggalan alamarhum ibunya yang banyak, diberikan, didonasikan
Terinspirasi dari gaya hidup Minimalis, menjadi bahan perenungan:
Apa yang telah gue beli selama ini.
Barang-barang yang gue beli banyak tersimpan dilemari,
entah baju, buku, dan tupperware.
Semua koleksi yang tersimpan dengan cukup rapih.
Barang-barang ini buat apa?
sebagai orang yang beriman, sebetulnya islam sudah mengajarkan hal yang baik seperti, jangan menjadi orang berlebihan karena boros adalah sifat setan, ada juga hadist nabi yang mengajarkan tentang jangan membeli barang yang tidak dibutuhkan, karena setiap barang yang kita miliki akan dimintai pertanggung jawabannya. Apakah digunakan untuk kebaikan atau justru membuat kita lalai dari perintahnya.
Pengalaman menyelawat keluarga, tetangga, kawan, sebagai slam perpisahan terakhir juga memberikan pelajaran bagi kita yang masih hidup. Bahwa setiap orang memiliki
waktunya masing-masing. dan ketika kita meninggalkan dunia ini, tak ada satupun yang dibawa oleh kita, semua terbawa oleh memori seorang hamba, apakah kebaikan atau kemaksiatan yang diperbuatnya. so ini juga yang membuat gue berpikir berkali-kali untuk membeli barang, apakah barang ini bermanfaat atau tidak.
Now im trying to minimalist, zero waste and efective time and life.
Ma Yan
" Aku harus menahan lapar selama lima belas hari hanya untuk membeli sebatang pena"
Pertama kali mendengar kisah novel ini pada tahun 2011, pada bulan Ramadhan yang di bahas pada acara bedah buku bersama penerbit Bentang Pustaka di Radio Mustang 88 fm. Gue suka banget kajian dalam acara tersebut, karena membahas buku-buku terbitan Bentang pustaka yang penuh dengan kisah inspiratifnya, ditambah dengan ulasan yang menarik dari Abi Maulana. Penyiar radio mustang yang suka kasih inspirasi Sounds of Spirit di Mustang FM. Maklumlah 4 tahun lalu gue termasuk pengemar radio tersebut, karena masih cocok dengan umur. Ok kita tidak akan membahas banyak radio tersebut, yang akan kita bahas disini adalah novel Ma Yan
Sudah cukup lama gue ingin membeli buku ini, namun karena susah dicari, nampaknya novel ini hanya menjadi ingatan yang belum terealisasikan. Sampai akhirnya pada tahun 2015 ini ada moment Islamic Book fair yang memberikan diskon besar-besaran kepada pengunjung. Tak sengaja mampir di booth Mizan, mataku menemukan buku ini, oh my goodness, aku lihat, aku buka dan kubaca kilasannya, buku ini begitu ringan, tak seperti dugaanku sebelumnya, kupikir buku ini cukup tebal, nyatanya buku ini sangat ringan, dan yang tak kalah mengejutkan harga buku ini sangat terjangkau, yakni Rp. 39000, diskon 30 % menjadi Rp. 29000.
Sebuah novel yang sangat inspiratif, mengangkat kisah nyata perjuangan seorang anak di pedalaman Cina. Cina adalah negeri daratan yang sangat luas, saking luasnya daratan tersebut, terbentanglah Jalur Sutra, jalur perdagangan yang menghubungkan antara negeri di Asia tengah dengan Cina.
Di salah satu provinsi pedalaman Cina yakni provinsi Ningxia, hiduplah seorang anak bernama Ma Yan yang lahir pada 6 Maret 1988 sebagai suku Hui, salah satu suku yang memeluk agama Islam di daratan Cina. Provinsi Ningxia adalah termasuk wilayah miskin Cina, kondisi iklim yang kering menyebabkan sulit untuk menggarap lahan pertanian.
Daratan yang Dahaga, adakah sebuah kehidupan yang bisa berjalan normal tanpa ketersedian air ?
Mao Zedong, sang pemimpin Besar Cina, agaknya menduga atau mengharap hal semacam itu bisa terjadi. Dalam era kegilaan yang disebutnya sebagai "Lompatan jauh Ke depan " periode 1958 - 1962, diubahnya beberapa desa di China menjadi wilayah tungku peleburan besar demi meningkatkan produksi baja. Pohon-pohon dan berbagai jenis tumbuhan diwilayah tersebut ditebang habis tanpa sistem perencanaan untuk ditumbuhkan kembali. Efek eksploitasi yang berlebihan menyebabkan wilayah Ningxia menjadi lahan tandus yang tak terjanga oleh pohon. Petani beralih pada pekerjaan pabrik atau pergi meninggalkan desa menjadi tentara pada masa revolusi. Lahan pertanian menjadi tak terurus, menyebabkan pasokan pangan berkurang.
Terlahir dari orang tua yang memiliki garis kemiskinan yang turun temurun, nyatanya harus dirasakan oleh Ma Yan yang ingin mengeyam pendidikannya dengan penuh perjuangan. Sebuah bentuk perjuangan yang tidak biasa untuk anak sekolah. Jarak yang harus ditempunya sepanjang 20 km, dengan jalur perjalanan berupa ladang pedalaman yang berbukit, trayek dengan jurang dan karang yang terjal. Waktu yang harus ditempuh empat jam untuk pejalan cepat dan lima jam untuk ayunan kaki berkecepatan ala kadarnya. Dalam cuaca apapun, entah bersalju, hujan atau cerah dengan terik matahari, diperlukan upaya penuh perjuangan menyusuri jalanan berdebu itu. Bentang daratan sepanjang jalur perjalanan menyuguhkan berbagai kondisi yang tak ramah bagi manusia sehingga hanya sedikit orang yang menempati wilayah tersebut.
Jalur perjalanan yang begitu jauh mengharuskan Ma Yan untuk tinggal di Asrama sekolah dan kembali kerumah diakhir pekan. Tidak hanya menghadapi perjuangan jarak tempuh, Ma Yan juga harus berjuang untuk menahan rasa lapar untuk sebuah pulpen yang harganya 15 Yuan, dan itu artinya ia harus menabung uang jajannya selama 15 hari, selama 15 hari itu Ma Yan hanya memakan nasi yang tak berasa dan tak berbumbu.
Kondisi orang tua Ma Yan sesungguhnya sudah tak sanggup membiayai anak perempuannya itu untuk sekolah, Orangtuanya sudah berjuang sedemikian kerasnya, namun membiayai sekolah tetap dirasa mahal. Ayahnya bekerja sebagai buruh lepas di Mongolia yang kadang tak tentu besaran upah yang diterima. Ibu Ma Yan rela melakukan pekerjaan apa saja untuk menopang keuangan keluarga, termasuk menjadi buruh pemotong sayuran fa cai.
Secara Akademik Ma Yan bukanlah siswa yang pandai nan cerdas, ia sempat memiliki nilai yang mengecewakan dan bahkan gagal masuk sekolah menengah pertama. Tetapi karena kegigihannya dalam belajar Ma yan berhasil menjadi anak yang berprestasi di kelasnya. Ia berusaha sekuat mungkin untuk mengenyam pendidikan, karena ia merasa yakin bahwa pendidikanlah yang dapat memutuskan rantai kemiskinan keluarganya.
Novel ini sangat inspiratif untuk dibaca bagi para pendidik dan juga bagi para peserta didik, terutama anak-anak kaum miskin kota yang merasa diri mereka tidak punya kesempatan dengan alasan biaya. Padahal sesungguhnya penyakit terbesar mereka adalah rendahnya motivasi yang rendah untuk berjuang lebih keras dari teman sebayanya. Belum munculnya kesadaran bahwa pendidikanlah yang membawa mereka untuk menjadi orang yang mandiri dan mengangkat derajat kehidupan yang lebih baik. Percayalah buah perjuangan sangat manis pada akhirnya, jangan berharap bisa menikmati buah manis jika tidak ada move atau action yang dilakukan.
**********************************************************************************************
Demikian kisah MA YAN
Selamat membaca dan menemukan makna kisah kehidupannya
Salam @djidiaastuty
HISTORY FUN LEARNING
Tulisan kali ini mengenai sharing pengalaman mengajar sejarah.
Sudah dua tahun saya menjalankan profesi saya sebagai guru sejarah.
Setahun pertama di SMA swasta, tahun kedua lanjut di SMA negeri.
Sebagai sarjana pendidikan sejarah, ini adalah bidang linier yang sesungguhnya.
Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama mengajar pada jenjang SMA.
Tahun pertama mengajar adalah tahun penuh perjuangan mengumpulkan bahan materi, soal dan games dll. Mau ngajar tuh harus searching dulu, research dulu agar performa kita di kelas menimbulkan efek WOWWWWW. Berasa banget suasana kelas jika kita prepare atau tidak. at the sometimes with little time, im not good preparing for teaching anddd taraaa suasananya jadi garing banget atau boring. Saya bisa melihat itu dari mata murid-murid saya.
Challange tersendiri memang mengajar sejarah pada situasi di jam terakhir, di kelas IPS dan pada kurikulum 2013. Untuk kurikulum 2013 muatan sejarah sangat banyak sekali, ada Sejarah Peminatan dan Sejarah Indonesia. Jika ditelaah lebih dalam yang namanya materi sejarah ya sama saja, apalagi jika membahas materi klasik, dari dulu ya ketemu lagi
dengan Gajah mada, Majapahit, Sriwijaya.
Susahnya materi klasik adalah mengaitkan dengan kondisi sekarang, agar dapat memberikan nilai guna what for I'm learn this topic. Very high pressure for me, because my literation about this topic very lack. Jika kita sudah menemukan benang merah dengan kondisi saat ini, dan bisa memberikan asosiasi dengan contoh yang relevan, maka akan sangat mudah siswa memahaminya, setidaknya nilai ulangannya di atas KKM ya.
Pada awal tahun ajaran baru, saya membuat evaluasi terhadap cara mengajar saya dengan melakukan open kritik. Hasilnya wowww banget, dalem sih kritiknya anak-anak, tapi itu demi perbaikan diri. kebanyakan keluhan mereka adalah konten materi yang sangat banyak, banyak tokoh yang harus dikenal, peristiwa yang harus diketahui.
Selain itu ada juga tentang krirtik performa pribadi, yang menurut mereka saya terlalu galak, tegas, mukanya judes, kalo masuk kelas bikin tegang. ya klo kritik pribadi saya harus banyak bersabar lagi menghadapi mereka. Setidaknya dengan ketegasan saya kepada mereka, semua siswa mengerjakan tugas tepat waktu dan tidak ada tagihan tugas
menjelang pengolahan nilai, yang dimana guru pusing ngejar-ngejar murid untuk melengkapi nilai tugas yang kurang.
And once again, Alhamdulilah saya selalu masuk kelas, sedikit sekali saya tidak mengajar, itupun karena tugas keluar atau sakit. dan kondisi ini memaksa mereka untuk selalu bertemu dengan saya (suatu kondisi tidak menguntungkan untuk mereka, hahaha)
I'm just human being, have weakness and strength. not all students like me, and i'm not favorite teacher. I have my style for communication and interaction with them. i just try to profesionalism on my duties and every tearchers have style teaching. style imposible to change, but teaching methode need improvment.
setelah membaca rangkaian saran dan kritik, dapatlah saya inspirasi untuk menjawab keluhan yang menjadi momok pembelajaran sejarah yang selama ini dirasakan. Silahkan coba tips di bawah ini siapa tahu bisa membantu :
1. COLABORATION
Ajak kolaborasi rekan MGMP anda, diskusikan pemetaan materi mana yang tingkat urgensinya tinggi atau rendah untuk kita harus didampingi atau hanya perlu lewat literasi saja.
2. LOCAL HISTORY
tandai materi sejarah lokal yang harus disampaikan, khususnya sejarah yang berkaitan dengan provinsi tempat kita tinggal, setidaknya anak-anak tahu potensi kelokalan wilayah di provinsi mereka .
Contoh : Jika anda mengajar di Provinsi Jawa barat, anda bisa membahas lebih tentang Padjajaran, Cirebon, Pakuan dengan durasi yang lebih panjang dan detail, sampai siswa sangat memahami betul siapa prabu Siliwangi, peranan sungai Citarum, bagaimana penyebaran Islam di Cirebon.
Bisa juga membahas nama jalan atau tugu bersejarah. Balik lagi tentang potensi sejarah wilayah yang bisa dikembangkan.
3. INFORMATION TECHNOLOGY
Belajar jaman now, buku paket bukanlah satu-satunya sumber belajar, apalagi jika murid anda adalah dari kalangan menengah ke bawah, yang kesulitan membeli buku karena harga buku yang cukup mahal. sekalipun ada yang membeli buku, bukunya jarang di baca. Kita bisa antisipasi menggunakan media internet untuk sumber belajar mereka.
zaman now siapa sih yang nggak akses internet, smartphone sudah menjadi kebutuhan utama setiap orang. pandu mereka kepada situs-situs sejarah, link berita yang sudah kita filter, video di YouTube yang sudah kita seleksi.
Saya sangat terbantu sekali dengan sumber belajar ini, literasinya dapat, visual dan audionya juga dapat, menghemat waktu dan biaya. Syaratnya pastikan buat komitmen dengan anak-anak untuk ada kouta internet saat pembelajaran anda berlangsung.
4. MIND MAPPING
Gunakan cara Mind mapping jika bab materinya sangat banyak, berikan point-point penting yang harus mereka cari, agar konten materi setiap anak standarnya sama. materi bisa dipecah per barisan tempat duduk. Pilih mind mapping terbaik (kontennya lengkap, tulisannya rapih, hiasannya bagus dan nilai artistiknya bagus) layak untuk dijadikan
catatan bersama, setiap siswa pada akhirnya memiliki materi yang lengkap tanpa harus membuat rangkuman semua materi.
![]() |
| Kumpulan Mind Map dengan berbagai tema |
![]() |
| Salah satu contoh mind map terbaik dari murid saya, namanya Deasy Paramitha |
5. CROSSWORD
TTS dapat digunakan untuk memperkenalkan pada hal-hal yang bersifat fakta-fakta hapalan, seperti nama peristiwa, nama tokoh atau isitilah. TTS dapat dijadikan games, kuis, atau bridinging kemateri baru.
download aja aplikasinya, ada kok.
6. GAMES
Gunakan games untuk fakta-fakta singkat, contoh gamesnya : tebak kata (Quiz A to Z), siapa dia, pair and match, TGT, dll (di YouTube banyak bgt silahkan dicari).
Kreasikan ide-ide anda, saya yakin ada ratusan permainan yang bisa diaplikasikan, tapi inget ya games ini hanya sebatas untuk membantu anak-anak mereview dan jangan terlalu sering (ingat deadline KD yang harus tersampaikan).
Jika anda penggemar running man, ada beberapa games di acara tersebut yang bisa diaplikasikan seperti permainan dadu, dengan memasang tema-tema di setiap nomornya. Gila kerena banget dah acara running man, tim kreatifnya luar biasa. nonton acara ini ngilangin stress banget dan sesekali memberikan inspirasi. (Ups sorry jadi gagal fokus)
| Terinspirasi dari quiz di TVRI, namanya quiz A to Z |
7. EXIBITIONS TOPIC
siswa membuat Board map pada topic yang sudah ditentukan, setiap tim dibagi penugasannya seperti: customer service, Petugas lapangan yang bertugas mencari jawaban pada lembar kerja yang diberikan setiap kelompoknya.
Jika ingin menggunakan metode ini persiapannya harus matang, siswa diberikan waktu yang cukup banyak untuk mengerjakan Board Map.
8. MAKING VLOGG
Metode ini terinspirasi dari maraknya vlogger di YouTube. Siswa menceritakan tema yang telah ditentukan, direkam lewat kamera HP atau kamera biasa. Tentukan durasinya dan standar penilaiannya. Walah hasil dari metode ini lebih efektif, literasi dapat, materi tersampaikan tepat waktu, pemahaman siswa lebih dalam, karena mereka harus membaca terlebih dahulu
sebelum mereka merekam diri mereka di Video pastikan wajah mereka enak dilihat dan Audio terdengar jelas .
9. SOCIO DRAMA
Metode ini saya sarankan dijadikan penilaian keterampilan pada akhir penghujung smester, semacam tugas penutup.
Tipsnya metode ini adalah:
- Rencanakan dengan matang, butuh waktu 3 bulan untuk mempersiapakn skenario, kostum, tata panggung, properti dll.
- Kolaborasi dengan guru bahasa Indonesia, seni budaya. dengan kolaborasi ini lebih bisa menghemat biaya dan menjadi pertujukan besar sekolah.
Metode ini tergantung gurunya mau mengambil dalam skala kelas atau big colaboration.
10. ICE BREAKING
Ini penting banget untuk memecahkan kebosanan, apalagi jika jam mengajar anda di siang hari.Again cari di YouTube banyak banget tipe ice breaking yang bisa diterapkan. notes ya, lihat lihat dulu tipe siswanya kayak apa jika yang masih bisa kita ajak bermain, bernyanyi, berdiri, ini bisa diterapkan. bawakan diri anda semaksimal mungkin dalam kondisi yang ceriaaaa.
11. MUSIC
Gunakan music yang easy listening, akustik untuk menamani mereka dikala fokus dengan mencatat atau berdiskusi.Untuk music diskusi gunakan music instrumen focusing for studying (ini sangat membantu mereka untuk sedikit lebih rileks dan memudahkan dalam menuangkan ide-ide). lagunya TULUS yang Monokrom itu juga bagus, ringan dan dalam. setel musicnya dengan Volume yang kecil saja dengan konsentrasi 45-50%
Musik up beat juga bisa membantu dalam games, sehingga suasa kelas akan happy.
========================================================================================
Semoga bermanfaat, saya yakin diluar sana bapak ibu guru memiliki ide-ide yang kreatif,
jangan pernah berhenti untuk mencari inspirasi. Teaching is art, you need to get the feeling, not always depend good preparation, media and material. Enjoy your teaching more than important
Happy Teaching
Happy great teacher
and Students happy
Salam @djidiaastuty
OUTING PULAU PARI
This the third i have been gone to Pulau Seribu, many island in Pulau Seribu. i have some visited, like Untung Jawa, Harapan, and last is Pari island.
we have some meeting point to go Thousand Island, if your destination to Untung Jawa more prefer/closer from Tanjung Pasir -Tangerang, but if you go to some more northern like Pari, more closer to Muara Angke as a port station.
I dont know how many cost, adjust your nescessaries and how long you stay.
Many homestay offering competitive price, mostly the native people open their home as homestay, especially for weekend.
Diffrent with pulau harapan, pulau Pari more properly and thers's some destination.
Check this one out.
Sunrise in port station
Mangrove for protection from abration
Corner at the beach
Waiting for sunrise and i will take the sun for you
Research Center Oseanography

Blue sky and white sands
we have some meeting point to go Thousand Island, if your destination to Untung Jawa more prefer/closer from Tanjung Pasir -Tangerang, but if you go to some more northern like Pari, more closer to Muara Angke as a port station.
I dont know how many cost, adjust your nescessaries and how long you stay.
Many homestay offering competitive price, mostly the native people open their home as homestay, especially for weekend.
Diffrent with pulau harapan, pulau Pari more properly and thers's some destination.
Check this one out.
Welcome to Pari Island
![]() |
| Pantai pasir putih Perawan |
![]() |
Mangrove for protection from abration
Corner at the beach
Research Center Oseanography

Blue sky and white sands
GOES TO RIAM JERAM
Dear Blogy,
Saya ingin share cerita seru pengalaman main di Riam Jeram Sukabumi. Keseruannya sih sudah 7 bulan yang lalu, tapi baru sempat diposting bulan Mei ini.
Acara kumpul reuni dengan ex dari sekolah lama, alhamdulilah komunikasi kita berjalan lancar, silaturahmi pun tetap terjaga. Sejujurnya saya sangat takut dengan aktivitas air di alam liar, maklum saya tida bisa berenang.
Aktivitas Rafting yang kami lakukan ketika curah hujan di bulan desember sedang tinggi-tingginya, awalnya ada keraguan apakah acara ini bisa diteruskan, ternyata tim kompak melanjutkan.
Untuk rafting ini kita harus booking dulu sekitar 5 bulan, karena dapet diskon gede-gedean dari pihak riam jeramnya.
Fasilitas yang kamu dapatkan, guide safety, sebatok kelapa dan makan. kalo mau kesana harus rombongan ya biar seru dan dapat harga yang jauh lebih murah.
Berikut foto-foto keseruan kita .
Foto dulu kita sebelum terjun ke sungai
Saya ingin share cerita seru pengalaman main di Riam Jeram Sukabumi. Keseruannya sih sudah 7 bulan yang lalu, tapi baru sempat diposting bulan Mei ini.
Acara kumpul reuni dengan ex dari sekolah lama, alhamdulilah komunikasi kita berjalan lancar, silaturahmi pun tetap terjaga. Sejujurnya saya sangat takut dengan aktivitas air di alam liar, maklum saya tida bisa berenang.
Aktivitas Rafting yang kami lakukan ketika curah hujan di bulan desember sedang tinggi-tingginya, awalnya ada keraguan apakah acara ini bisa diteruskan, ternyata tim kompak melanjutkan.
Untuk rafting ini kita harus booking dulu sekitar 5 bulan, karena dapet diskon gede-gedean dari pihak riam jeramnya.
Fasilitas yang kamu dapatkan, guide safety, sebatok kelapa dan makan. kalo mau kesana harus rombongan ya biar seru dan dapat harga yang jauh lebih murah.
Berikut foto-foto keseruan kita .
Foto dulu kita sebelum terjun ke sungai
Take Action
|
TRADITIONAL DRINKS
Hi, Welcome in my blog,
Today i want to share about traditional drink of Betawi. It is BIR PLETOK. it's sounds like alcohol drink, but is diffrent taste and is good for your healthy. All Most the ingredients from natural herbs.
Very simple to make drink, in Indonesia or Southeast Asia Country, very easy to find the ingrdients.
Step 1
Please prepare the Ingredients :
1. Cinnamons
2. Sugar Brown/White Sugar
3. Lemongrass
4. Pandan Leaves
5. Ginger
6. Nutmeg
7. Cloves
8. Secang woods (Caesalpinia sappan)
Step 2
1. Boil water 1 liter
2. Mix and Crush Cinnamons, ginger,cloves, nutmeg
3. Insert into the pan All the ingredients wait until the water boily and the colour change.
Step 3
Filter on stariner and keep in the Bottle
it's more tasty you drink in still warm. Is good for your body in cold weather or winter seasons.
We learn from histrory, long time ago, European come to the east for explore herbs and spices to survive in the winter seasons.
Every region in Indonesia have similar drink Bir Pletok, In Central Java we called Wedang Jahe, mix with Ronde (call for small mochi ).
Enjoy, you can make it try by yourself ☺
If you want to order/ try my parents recipes.
Please Contact my DM Twitter @djidiaastuty
Phone : 0815 1996 6350
Today i want to share about traditional drink of Betawi. It is BIR PLETOK. it's sounds like alcohol drink, but is diffrent taste and is good for your healthy. All Most the ingredients from natural herbs.
Very simple to make drink, in Indonesia or Southeast Asia Country, very easy to find the ingrdients.
Step 1
Please prepare the Ingredients :
1. Cinnamons
2. Sugar Brown/White Sugar
3. Lemongrass
4. Pandan Leaves
5. Ginger
6. Nutmeg
7. Cloves
8. Secang woods (Caesalpinia sappan)
Step 2
1. Boil water 1 liter
2. Mix and Crush Cinnamons, ginger,cloves, nutmeg
3. Insert into the pan All the ingredients wait until the water boily and the colour change.
Step 3
Filter on stariner and keep in the Bottle
it's more tasty you drink in still warm. Is good for your body in cold weather or winter seasons.
We learn from histrory, long time ago, European come to the east for explore herbs and spices to survive in the winter seasons.
Every region in Indonesia have similar drink Bir Pletok, In Central Java we called Wedang Jahe, mix with Ronde (call for small mochi ).
Enjoy, you can make it try by yourself ☺
If you want to order/ try my parents recipes.
Please Contact my DM Twitter @djidiaastuty
Phone : 0815 1996 6350
TRADITIONAL ARCHITECTURE OF BETAWI HOUSE
Allow me to introduce my self, My name is Jidia, i'm native from Jakarta, we called native for Jakarta is Betawi. I want to share about native culture, for acquaint to all people which interest about culture, uniquness, traditional and local wisdom.
Today i want to share about traditional house Betawi. When i was elementary school (about in nineties), in my livelihood we can found many house etnic style, we said KEBAYA, similiar name for traditional clothing.
Jakarta is a capital of Indonesia, as a goverment center and business center. is a double purpose need Jakarta endure. Now, Jakarta so plural people many etnic from Indonesia. they come to Jakarta to getting better life. So where we find native people, we can find native in outskirt Jakarta, Tangerang, Bekasi, and Depok. Goverment and corporate need space to build places to support many activites.
If you eksplore some Jakarta region, we can hear unique name places, seems like kebon Jeruk, Kebon Kopi, Kebon Kacang, etc. (orange farm, cofee, banana, bean). next i will review about unique name and history some places in Jakarta.
Back to the topic, i live in west Jakarta actually in Meruya Utara , just one meter from Banten provence.
Now Betawi people rarely have etnic house, they change house more modern style, its common style. is a big question why they change house style, yeah they get inspiring from their city look modern concept. and of course about maintenance. Kebaya House from wood mateials,difficult to maintan than brick.
So, this is some picture Kebaya House in my environment.
we find seat places for together and the floor from soil
they have front yard
Soka flower yard
This House there's no owner house, because the owner has a died. and just left and not maintened.
Side View
The backyard house, Jambu Air tree.
Kedonggong Fruit, so sour taste, but so freshy for Rujak (Mix fruit in Indonesia)
So, if you want to get philosopy about kebaya House, you can contact me in :
mail: jidia.astuti@gmail.com
twitter : djidiaastuty.
Happy nice explorer
Today i want to share about traditional house Betawi. When i was elementary school (about in nineties), in my livelihood we can found many house etnic style, we said KEBAYA, similiar name for traditional clothing.
Jakarta is a capital of Indonesia, as a goverment center and business center. is a double purpose need Jakarta endure. Now, Jakarta so plural people many etnic from Indonesia. they come to Jakarta to getting better life. So where we find native people, we can find native in outskirt Jakarta, Tangerang, Bekasi, and Depok. Goverment and corporate need space to build places to support many activites.
If you eksplore some Jakarta region, we can hear unique name places, seems like kebon Jeruk, Kebon Kopi, Kebon Kacang, etc. (orange farm, cofee, banana, bean). next i will review about unique name and history some places in Jakarta.
Back to the topic, i live in west Jakarta actually in Meruya Utara , just one meter from Banten provence.
Now Betawi people rarely have etnic house, they change house more modern style, its common style. is a big question why they change house style, yeah they get inspiring from their city look modern concept. and of course about maintenance. Kebaya House from wood mateials,difficult to maintan than brick.
So, this is some picture Kebaya House in my environment.
we find seat places for together and the floor from soil
they have front yard
Soka flower yard
This House there's no owner house, because the owner has a died. and just left and not maintened.
Side View
The backyard house, Jambu Air tree.
Kedonggong Fruit, so sour taste, but so freshy for Rujak (Mix fruit in Indonesia)
So, if you want to get philosopy about kebaya House, you can contact me in :
mail: jidia.astuti@gmail.com
twitter : djidiaastuty.
Happy nice explorer
Langganan:
Postingan (Atom)
TRIP TO MALANG-BROMO
Last year in 2019, I was going to Malang and Bromo with my BFF @pajarwati. we visit some places in Malang like legendary food untill old ...
-
Gg. H. Bejon dan Jl.H. Brit Entah kenapa kali ini gue ingin nulis tentang riwayat nama jalan dan nama gang di daerah gue. Kali ini ilmu pene...







































